Thursday, July 02, 2009

Konvensyen Astronomi 09

Dengan penuh rasa bersyukurnya, kami menjemput Tuan/ Puan sekeluarga ke majlis kelab kami

PAMERAN KELAB REMAJA LESTARI

KONVENSYEN ASTRONOMI O9

3-5 JULAI 2009

DEWAN UTAMA PELAJAR

UNIVERSITI SAINS MALAYSIA

PENANG.

PB full copy

*hak cipta terpelihara, KRL 2009. (ole2 di pameran)

Semoga dengan kehadiran Tuan/Puan sekeluarga ke majlis kami ini lebih memeriahkan lagi dan penuh baraqah hendaknya.

http://mykrl.net/

ps: Format kad2 yang tiba di peti surat semasa cuti sekolah.. Uihh ramai. :P Hahahaa

Tuesday, June 30, 2009

You know what..

Salams,

Let me share with you guys a short advise,

never give suggestions when not asked, and try to critique without knowing what, why based on your personal experience and not thinking about the consequences only return the pain back to your lower back.

Moreover, don’t try to argue / force someone to accept your opinions alone without strong arguement/ personal experiences. Different peoples know their own field very well more than we do.

Here are few minor examples that I wanna share.

DSC09751

TAKE A BREAK BRO..

Guy A: Do you have to go to lab everyday? curiously asked.

Me: Yea. I have to, there are a lot of works to do.

Guy A: Why? Its weekend, you should have a break and take rest at home. Are your advisor demand for this?

Me: No, I’m doing tissue culture research (bla3), so then it consume times, its better to start early.

Guy A then silence ( but he keep asking me the same question (Are u going to lab?) everytime he see me with my bag). No offence, but let see the consequences

Other day, I decided to stay at home during weekend.

Guy A: Are u going to lab today?

Me: No, its weekend, I want to have rest at home.

Guy A: How far is your lab? Do you have key for the main gate? Do you have printer in your lab?

Me: 15 minutes by bicycles. Yes for both questions. Buy HEY, today is Sunday, I don;t feel like going to lab (smile). I should have a break and take rest at home.

Guy A: O, okay.. ( silence)

See? Better to stay wise before say anything, I’m not committing a sin or whatever, Chill out if I want to work.

Let see other examples

GMO (Gilo Mu Oii~)

Guy B: What are you working with fadhli?

Me: Plant tissue culture, investigating gene for diploid strawberry.

Guy B: why diploid?

after brief explanation on my project he suddenly said,

Guy B: You see, why we human should interfered with gene etc. The best flavor is create by Allah, why do this GMO? (Genetic modified organism)!

I experienced the same issued with Guy C.

Guy C: GMO is bad. We don’t feel like paying for REAL food/ vegetables with our money. I doubt they are not as healthy as same as organic food!

SAME ANSWERS

For Guy B and C, I gave them pretty similar answers.

Me: About GMO, we are in the same pages. but the research that I conduct were not for marketing or for consumers. It like Arabidopsis thaliana research. I just want to investigate the functions of certain gene, and after I’m done, we gonna destroy the plant.

Guy B/ C: BUT..you know, there are an arguement.. (before he finish I suddenly say)

Me: Anyway, someone have to THINK about food/ vegetables/ fruit production right?

Guy B/C: err.. yea, yea, i not trying to argue about (bla3).

Everywhere, peoples are just the same. Many can critique and complained but less can contribute. Talk much. Piraaahhhhh~~!!!

BULLETS.

See, don’t shoot random bullets to other peoples , especially when we are not a player in that particular field.

This apply to every field & life. If you have a suggestions, keep it as suggestion, or keep it in yourself, if it can tarnish other mind, and stop judging other works by not knowing/ emotionally talk.

That’s all, long story short, there are also a hadith based on this situations,

Remember when prophet Muhammad pbuh saw few people inbreed dates plant in Medina, and he told them not to do so?

Next year, the productions and quality of dates decreased, and then he said,

“All of you know better than me in your respective field”.

Tru. In holy Quran also said that

“And We sent not before you (O Muhammad pbuh) any but men, whom We sent revelation, (to preach and invite mankind to believe in the Oneness of Allah). So ask of those who know the Scripture/ knowledge, if you know not.” Al Nahl; 43

BOTOX

In year 2006, Botox where forbidden for Malaysian’s Muslim. There issue not only focus on Muslim scholar and cleric, but also involve researchers and scientist with paperwork to discuss with, whether its okay or not to do so.

As a Malaysian myself, I am really sad when international media does not fully report news especially fatwa (opinions of scholar) without consideration of arguement and look behind the scenes, like fatwa on yoga recently.

Always jump to short conclusion about “closed- minded” of Malaysian authorities based on their own view. Well, if that the case, please dont be mad if people around the world assume Western countries especially USA as the real terrorist? Whatever we (USA) say is right, nothing is right as long we say it. Huh?

ps: I read Russia claims the Swine Flu is a biological weapons made in USA, by Jews?? They claim they have evident on this? Well, need more time to dig on this issue, till next time.

Adios~

“anak murid tumpang belajar”

Tuesday, June 23, 2009

I choose a Mortal Life..\(^;^)/

DSC09723 Lake Walberg, UF

Bismillah.

Saya tidak layak mengeluh. Terlalu banyak nikmat yang Allah berikan.Sememangnya amanah yang dipikul terkadang dirasakan sangat menyesakkan kepala dan dada. Selalunya senyap macam tu ja.

Tapi kadang2 keluhan itu terkeluar juga. Jarang2 melalui kata. Selalunya dari segi perbuatan.

Tiba-tiba menjadi senyap dan serius. Kasihan dengan teman2 di office.

“Fadhli, are you free next Sunday?”

why? jawabku pendek.

“You’ll see, we plan to have “Happy Hour” with all of our lab members!” kata kawanku itu tersenyum.

“Fine with me. Done2~”, balasku tersenyum dan berlalu ke office.

Mungkin ada beberapa lagi peristiwa yang menyebabkan sedikit terkilan mungkin dikalangan rakan2 disini.

Oh, jika ada yang bertanya siapa kawan aku itu, terus terang dikatakan, majoriti adalah wanita. Minoriti adalah aku (1 orang lelaki, ya~).

CAKAP ATAU KERJA.

DSC09731

Sememangnya apa yang dinukilkan merupakan perkara yang sudah diketahui tetapi jarang teringat untuk diaplikasikan.

Manusia itu mudah lupa. Al Quran itu sendiri adalah peringatan Allah kepada hambaNya. Begitu juga para Nabi dan Rasul. Manusia juga bertanggungjawab memberikan peringatan sesama sendiri.

Sudah sering benar diulang surah Al Asr, yang sewaktu nuzulnya para sahabat gembira dan berkata, surah inilah jika diaplikasikan sudah memadai!

BERIKANKU PERINGATAN.

Dengan kitab yang diturunkan kepada RSAW dengan asbab pelbagai peristiwa, bermula dari surah Al Alaq hinggalah kepada surah penghabisan Al-Nasr.

Kepentingan menuntut ilmu itu akan diakhiri dengan kejayaan. Sepanjang 114 surah yang dinuzulkan, 112 surah itu terkandung pelbagai peristiwa dan pengajaran dari kaum2 terdahulu, berkenaan perkara2 ghaib, masa depan, dan pemandu manusia dalam mengenal Ar Rabb.

TIDAK PERLU BERKORBAN

HIDUP KITA ini bukan kisah batu belah batu bertangkup. Tiada korban nyawa diperlukan.

Allah SWT dalam Quran tidak pernah meminta manusia mengorbankan masa, jiwa tenaga dan sebagainya keranaNya.

Yang diminta kepada pemegang amanah (kerana tiada satu pun yang kita miliki kini(pangkat, pendidikan, jawatan, gaji, keluarga, apa jua hal2 kelebihan dunia, ilmu dsb) ia merupakan amanah, supaya berminat melakukan perniagaan denganNya.

Maha Pemurah Allah itu, sudahlah memberikan modal kepada kita, ditawarkan pula peluang untuk berniaga.

bisnes

bisnes2

Kuncinya adalah IKHLAS.

Rugilah orang yang jahil kecuali orang yang berilmu, rugilah orang yang berilmu kecuali orang yang beramal. Rugilah orang yang beramal kecuali mereka yang IKHLAS dalam amalannya.- Imam Al Ghazali

Bukan “Saya ikhlas..” berbahasa mulut, tapi ikhlas bahasa hati.

Jika ada yang berkata soal pengorbanan, ya, itu adalah tindakan yang dilihat pada mata manusia.

tak dapat lari dari soal cinta. Jika sudah cinta, usahkan lautan api, gunung tinggi, apapun boleh terjadi jika semangat dibakar dengan kasihnya pada Robbul Izzati.

SERUPA BIKIN.

DSC09805

Setelah menulis entry untuk kali ke 57 dalam blog ini, saya dilanda satu persoalan. Muhasabah itu perlu, mujahadah itu selalu? Kadang2 melihat juga kepada tulisan sendiri. Seperti yang saya katakan dalam entry2 lepas, menulis bukan untuk niat untuk mengajar, tetapi lebih kepada peringatan dan perkongsian.

Entry ini terlepas dari beberapa entry lain yang saya nukil. Suka menulis. tapi tak suka mempublished pada masa itu juga. kadang2 mengambil masa berminggu untuk melihat..dan berfikir.. adakah perlu@ sesuai? Hati2 dengan pena.

Politik @ Polemik?. Perkara yang memerlukan pemerhatian yang selalu dan pembacaan yang konsisten. Tambah2 pula menulis sebagai orang yang tidak berada pada masa, ketika, dan dalam negara ketika peristiwa itu berlaku susah untuk memberikan pandangan.

Membaca laporan2 akhbar dari pelbagai sumber hanya boleh dibaca sekadar untuk tahu, bukan untuk memberitahu.

Apapun, 56 pos sebelum ini menuntut saya supaya cakap serupa bikin, seperti dalam saranan Quran,

serupa bikin

Jangan cakap/ tulis tak serupa bikin. Menulis blog seperti pembinaan dalam diri. Setiap kalimah yang ditulis menuntut supaya dilaksanakan. Bukan sekadar lidah sahaja perlu dijaga. PENA pun begitu juga.

serupa bikin 2

RANTAIAN.

Hasanah warisan/ pahala warisan. Hidup didunia bukan nafsi2. Mendoakan orang lain secara senyap itu lebih baik. Mengajarkan sesuatu ilmu bermanfaat itu juga sangat baik, tambah2 pula sedekah. Hurm.. anak soleh/ solehah, kena bermula dari parentalnya. Inilah usaha.

Apabila matinya anak Adam, terputuslah semua amalan kecuali 3 perkara; yakni sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang soleh yang mendoakan- hadith

Alhamdulilah bagi jiwa yang mampu melaksanakan perkara diatas. TETAPI perlu diingat, setiap perkara yang ditulis atas EMOSI dan NAFSU yang berlebih-lebihan sehingga boleh membunuh saudaranya sendiri juga mempunyai sahamnya yang tersendiri.

Point kat sini, banyakkan kerja, kurangkan cakap (gosip).

TERSUSUN

Seronok jika melihat rumah bersih dan tersusun. Pergi kerja pun jika ada perancangan yang mantap pasti menyeronokkan lagi.

Fail to plan, is planning to fail.

“Keindahan Islam itu di tutupi debu2 dosa penganutnya.” teringat satu ceramah yang menegaskan, fitnah kepada agama itu selalunya dibawa oleh penganutnya@ orang yang mengaku dirinya beriman/ percaya. Samalah dengan pertubuhan apa2 pun yang mendakwa memperjuangkan Islam.

Bukannya korperat yang dibawa, walaupun dalam Islam adalah koperat, tapi jarang2 dalam koperat ada Islamnya.

Organisasi ada, tapi perlaksanaan itu pula tidak terzahir pada ahlinya. Bersangka baik, semoga Allah memberi kekuatan dalam menyusun kekuatan untuk menzahirkan bicara. Insyallah.

serupa bikin 3

Kukuhlah seperti binaan yang tersusun rapi, tidak kisah bata2 diletakkan dimana, asalkan banggunan yang teguh dan mantap dikecapi.

Jangan membina banggunan LEGO yang mantap, tetapi rapuh dengan goyah dan nipisnya kekuatan setiap bata LEGO yang menyertai. Jadikan diri sebagai bata yang kuat seperti kubu2 yang teguh di rantai nusantara. A. famosa ke, Kubu dalam filem LOTR ke wahaha.

*boleh merujuk kepada surah Ash Shaff selanjutnya. 14 ayat ja. rajin2lah buka tafsir dan bertanya kepada mereka yang lebih faqih dalam menghurai ayat Quran.

picEC5228E840C35B598786964C710F085E link

I CHOOSE A MORTAL LIFE

Alhamdulillah, manusia sememangnya sebaik2 kejadian, tetapi dalam sebaik2 kejadian itu, manusia yang terbaik adalam mereka yang mengajak kepada kebaikan (ma’ruf) dan mengajak menjauhi/ mencegah kemungkaran (diri dan masyarakat), dan beriman kepada Allah (Ali imran, 110).

1 dosa ditulis sebagai 1 dosa, tetapi 1 kebaikan diberi 10 hasanah. Bulan Ramadhan hampir tiba lagi 2 bulan, inilah masa untuk berganda2~! EE seronoknye~ Manalah tak menangis syaitan bila dikhabarkan perkara ini.

Sedikit tetapi ikhlas dan istiqamah itu lebih baik, kan?

Terlalu banyak beruntungnya menjadi manusia ini. Rujuklah kitab yang diturunkan atas peringatan, diatas peristiwa, samada sedih, susah, senang, @ gembira. Macam2 ada~!

ps: Nak upload gambar teman2 lab kat sini, tapi takde gambar ngan laki.Huhuhu. Pompuan pula seksi2 terutama summer ni. takde kisah yang menarik. Undergraduate kebanyakan tiada di kampus, cuaca semakin panas. Huhuhu. Till next time. Adios~!

“not a boy, not yet a man” :P

Tuesday, June 16, 2009

PaRanoiD

Uih, kontaminasi lagi!”

Dah masuk 4 kali buat ni. Mengeluh sedikit dengan explant yang di sterile dari greenhouse. mood untuk membuat kerja2 objektif kedua dari 3 objektif dalam eksperimen.

Sejak bulan Mei hari itu dicuba2 berkali2, mengulang perkara yang sama. Fungus yang menghantui sesiapa sahaja dalam bidang kultur tisu tumbuhan ini kini menyatakan ziarahnya pada aku pula. Sekali sekala takpa la, jangan selalu.

Nafas ditarik seketika, sengaja dialihkan kepada perkara2 yang lain. Pergi ke peti sejuk mencari2 antibiotik

“Kanamycin 100mg/mL.. Timentin 250mg/mL & Cabernicilin 250mg/mL”

gumam aku sendiri mengira2 stok yang ingin diguna untuk membuat Murashiigee & Skoog (MS) plate dengan antibiotik2 itu semua.

What?.. You say something to me? tanya Mithu yang kebetulan berhampiran.

No2. I just talking to myself- tersengih kerang kepada dia. Kami sama2 ketawa.

Uih, rasa nak balik..

“Fathi yakan pass away.”

Terpaku mata membaca tajuk itu dari email yang diterima. Email forward, dari yahoogroup, tak kurang juga dari blog2 kawan2 dan ustaz2.

3 tahun lalu berkenalan dengan nama ini dari satu buku di pasar malam dijual dengan harga murah di Taman Tun Saadon, Penang, mahupun di Sabak Bernam, Selangor.

Maza yakni intimai lil Islam- terjemahan bahasa melayu.

1. Saya Mestilah Muslim Di Sudut Akidah.
2. Saya Mestilah Muslim Di Sudut Ibadat.
3. Saya Mestilah Muslim Di Sudut Akhlak.
4. Saya Mestilah Muslim Di Sudut Berkeluarga.
5. Saya Mestilah Mampu Mengawal Diri.
6. Saya Mestilah Yakin Bahawa Masa Depan Di Tangan Islam.

isi kandungan pada muka surat permulaan dibelek. Ya, jika ada yang mendengar kisah HAMAS, mereka itu adalah Ikhwanul Muslimin. Bukan hanya di Mesir, tetapi ada juga di Lebanon.

HIZBULLAH (Lebanon) & HAMAS (di palestin) memerangi Israel. Panjang kisahnya.

Memerhati anak muda @ pakcik makcik yang menjual buku2 itu bersama2 dengan kaset2 ceramah, Al Quran , songkok dan sebagainya. Menarik buku itu. Dengan harga murah masih tidak mampu menandingi majalah2 lain yang lebih picisan menarik pengunjung pasar malam.

PARANOID

Tiba2 paranoid 3 bulan sebelum ini datang kembali. Mengadu aku pada Khalil lalu mengkhabarkan berkenaan Fathi Yakan yang pulang bertemu dengan Maha Pencipta.

Innalillahiwaninnailahirojiun” sambut Khalil, dia baru sahaja mengambil peperiksaan untuk kelas summer ni. Tiada research dilakukan, jika ada pun dari segi programming & software.

Do you know, when Hizbullah won a war towards Israel in Iran in 2006, they want to perform Friday prayers. In order to unite between Sunni and Syiah (in one Friday prayers) they choose Fathi Yakan to be their Imam, kata member aku tu.

Seluruh dunia dirasakan berkabung, mendung atas pemergian ulama yang disegani.

SUATU HARI

Di masa hadapan…

“Yusuf Al Qadrawi meninggal dunia!” (contoh)

“Ustaz (isi nama ustaz yang anda kagumi) pun meninggal dunia!” berderet2 sms dan email dihantar kedalam mailbox .

Blog2 ustaz yang terletak di bloglist setiap bloggers berderet2 tertulis satu persatu,

“ kembali ke rahmatullah”.

Golongan penyokong @ peminat taksub kepada ustaz itu menangis2 la merintih2.

Huhuhhuhu~~~. ustaz dah takde.. ustaz dah takde.. huhuh.

Dunia dirasakan hampir kiamat.

Golongan “takpa” mula la gelabah; mula menyesal sebab tak pernah ambik pusing ilmu dan fatwa dari ulama.

Segelintir dari mereka berandai2, semua ulama akhir zaman itu jahat. Yang paling penting hubungan dengan Allah, direct!! (kes nak jadi baik, tapi tafsir agama ikut kepala sendiri)

Tak perlu ulama2 ni walaupun diri tidak mempunyai ilmu @ bukan mempunyai latar belakang agama yang kuat. Kos sastera, sains, politik, dsb.. tiada ilmu memahami Al Quran & hadith.

Kalau ada hadith pun@ ayat Quran boleh faham dan digunakan untuk hujah, tanpa diketahui dengan kaedah dalam memahami nahu, mengeluarkan hukum dan fatwa, meskipun apa yang dihujahkannya itu kebetulannya betul, tapi masih salah! Kita takde ilmu itu..

Golongan ulama laba & loba tersenyum sengih, tenang2 pemerintah meminta fatwa, lalu berikan aja, asalkan pemerintah suka. Mereka senang, aku senang. Semua itu MASLAHAH. Ini DARURAH!

UMAR

Selepas kewafatan baginda RSAW, menangis para sahabat semua rasa tak percaya dengan khabar itu. Tambah2 Umar al Khattab berteriak di luar rumah tidak percaya perkhabaran itu.

Cepat ditingkah oleh Abu Bakar :

"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul sungguh telah berlaku sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah jika ia wafat atau dibunuh kamu akan berbalik kebelakang (murtad)? Barang siapa berpaling ke belakang, ia tidak akan mendatangkan mudarat kepada Allah sedikit pun dan Allah akan memberi balasan kepada orang2 yang bersyukur".

Tenang semula Umar.

Tenanglah semua jiwa yang mencintai ulama. Bersedih itu boleh, tapi jangan keterlaluan..

Setiap yang bernyawa pasti akan mati.

KIAMAT SUDAH DEKAT

Tanda2 akhir zaman juga dimatikan para alim ulama, dan yang tinggal hanyalah orang2 yang jahil & ulama jahat.

Jika golongan ini sudah meninggal, tinggallah golongan yang sebelum ini tidak kisah pun pasal hal agama, kecuali hal kelahiran, perkahwinan dan mati. Perkara lain? Terserah pada yang pakar.

Berhati2lah dengan gelincirnya para ulama diakhir zaman, ulama yang menjual agama kerana inginkan kesenangan yang sedikit.

Menjual agama seperti mengeluarkan fatwa yang berpandukan kepada nafsu pemerintah.

“Bila tergelincir para ulama, tergelincirlah alam dengan sebab gelincirnya itu”- hadith Qutsi,

Ulama yang baik diambil oleh Allah ke sisiNya, tinggallah ulama yang jahat, bersama orang2 yang jahil tentang agama..(Aku pun jahil..)


WARIS

Para sahabat, tabi, tabiin , dan para ulama adalah pewaris Nabi.

Semasa wafatnya baginda RSAW, baginda mewasiatkan Al Quran dan Sunnah sebagai pegangan, yang dipegang erat oleh para sahabat ketika itu, dan kemudian diwariskan kepada para ulama sehingga kehari ini.

Pernah aku mengkhabarkan berita kematian Syeikh Ahmad Deedat pada beberapa tahun lalu kepada seorang sahabat ini

“Insyallah Allah akan gantikan dengan 1000 orang pemuda sepertinya” ujarnya sambil tersenyum, tanpa mengucap kalimah2 istijaaq.


PELIK

Mengapa tiada rasa kehilangan atau Rasa kehilangan yang berlebihan?

Inilah yang menghantui fikiran saya semasa menulis entry ini sebelum ini.

Mari bersama sedekahkan al Fatihah kepada Allahyarham Fathi yakan.

Di masa akan datang akan ada lagi para ulama yang akan pergi, para ustaz, akan pergi meninggalkan kita. Sebut je mana2 ustaz. TOk guru ke.

Paranoid ini bukan bermusim, Rasa gentar kehilangan tempat merujuk kompas. sapa nak baca peta kalau orang yang tahu membacanya dah tak ada…

Berikan kami taufik & hidayahmu ya Allah..

Ameen.

“biar yang membaca tahu yang menulis manusia biasa, bukannya malaikat.”

Monday, June 08, 2009

DeViL MaY CrY


"May Allah bless u, keep in touch."

itulah kata2 terakhir saya pada malam sebelum Adeel, sahabat serumah pulang semula ke tanah airnya yang hari2 penuh bergolak, Pakistan. Tidak sedar hampir setahun kami menjadi teman rumah bersama, bersama seorang lagi teman, Muhammad dari Mesir.

Bulan ini bulan perpisahan. 1 minggu selepas itu, seorang rakan semakmal pulang ke China untuk masa 3 minggu.

2 minggu kemudian, Hernan Rosli, Toktham & Jack ; 3 orang lagi visiting scientists pulang ke Argentina, Iran dan Titusville setelah hampir lebih 6 bulan bersama.

1 minggu selepas itu, Kevin (advisor) pula pergi ke Italy kerana ada urusan conferences untuk beberapa minggu. Pada Masa yang sama Mithu juga pergi menemani suaminya outstation atas urusan kerja.

Dari hari kesehari bertambah ramai orang pergi, mungkin hanya untuk seminggu dua.

"Folta family" berselerakan seketika. Tiap2 hari pergi ke makmal, hanya tinggal 2-3 orang sahaja. Kami memandang antara satu sama lain,

"Man, its so quiet!"


Kedengaran bunyi AC yang jarang2 didengar sebelum ini.
 
YM


List names di YM semakin pendek. Rakan2 yang dilabel bawah USA semakin ramai yang pulang ke Malaysia.

Di perantauan, teman2 inilah yang menjadi sokong penyokong antara satu sama lain. Satu demi satu pulang.

Rasa kosong. Swine flu bukan penghalang maranya sireh pulang ke ganggang.


ANAK PERANTAUAN


Saya ni One Malaysia pun tak habis pergi. Terengganu, Pahang tambah2 lagi Sabah dan Sarawak pun kaki tak pernah jejak. Tambah2 pula ke luar negara.

Bukan seorang kaki berjalan seorang2. Kalau ada pun mengikut kawan.

Bulan July tahun lepas 1 bulan diminta cuti dari majikan untuk bersama keluarga di kampung. Masa sebulan itu dimanfaatkan sebaik2nya.

Walaupun kurang rindu ( kerana hampir tiap2 bulan pulang ke kampung menjenguk), tapi rasa paranoid untuk berpisah dengan keluarga untuk masa yang lama cuba untuk dijadikan cermin untuk mesra dari biasa.

Saya meninggalkan Malaysia sebelum sempat berpuasa Ramadhan.



BUKAN KAYANGAN

"Wow, bestnya dapat pergi oversea, negara uncle sam pula tu. Bestnya2!"
"Tak nak bawak aku sekali ke? hehe" teman bergurau bercanda.
"Yelah sekurang2nya kamu sudah jejak kaki kesana. bestnya!" kata beberapa orang lagi.

Disini bukan kayangan. Hujan emas di negeri orang, hujan batu negeri sendiri. Tapi lama kelamaan rasa "sakit" itu biasa diubati oleh masa.

Tempat orang, tiadala seperti kayangan pun.. huhuhu


CUKUPLAH


Mana ada manusia mampu hidup keseorangan, tidak bermasyarakat.

"Ha, kalau nak hidup sorang, gi duduk kat hutan tu, jadi macam tarzan. wahaha".

ini antara lawak sempoi dengan kawan2 bila ada member merajuk tak bersebab.

Selepas itu sesi berdebat pun bermula. Aduss.. korang.. teman tapi mesra.

Sebelum entry ini menjadi semakin panjang, akhir kalam,

Hidup didunia ini tak boleh nafsi2 (sendiri2). nanti diakhirat nanti amalan tidak jadi kita punya sendiri..

Jangan sibuk jaga tepi kain orang? Takpe menjaga @ memerhati, tapi kain jangan dibelek lebih2 kalau tidak minta. Ini bukannya Project Runaway. keh3.



Cukuplah Allah & Rasul bagiku...


ps: Man U @Red Devil kalah bebaru ni dengan Bacerlona. wahahaha.~




Tuesday, June 02, 2009

SaNTai.

Salams,

Beberapa bulan kebelakangan ini, terutama selepas peperiksaan, dan kelas dirasakan entry di blog dan sikap saya terhadap kenalan dirasakan BERAT.

Tiada lagi entry santai2 seperti dulu. Yang aku rindu. Cerita ringan dan sebagainya. Semua perkara tiba-tiba jadi kritikal.

IMG_0427

JOURNAL CLUB.

Dua semester ini bergelumang dengan research papers dan diajar supaya memberikan pendapat & kritikan atas papers yang dibaca.

Hipotesis,Pengenalan, Kaedah, Keputusan & Perbincangan serta kesimpulan samada ia memenuhi objektif paper tersebut. Jika ada percanggahan, tulis, dan kemudian SUARAKAN semasa dikelas.

TRANS-NASIONAL

Perubahan belajar di tempat orang. Impaknya besar. “If you cannot beat them, join them”. hehe.

Beberapa minggu pertama kelas bermula, agak susah nak menonjolkan diri, maklumlah aku ni kan pemalu dan berat mulut.

Namun, kelama- kelamaan ia menjadi satu kemestian yang kebiasaan perlu.

Tidak sedar ia mempengaruhi cara berfikir. Mereka disini tidak malu menyuarakan pendangan mereka asalkan mereka ada hujah yang kuat dan selalunya begitu. Hujah dipatahkan dengan hujah, iaitu ilmu dengan ilmu.

Logik dan berfikir tanpa terpengaruh dengan publisher journal tersebut sering diulang2. Kenal siapa penulis, kadang2 yang termashyur pun tidak lari dari ralat.

ops.. cukup setakat ini . santai2 sahaja. :)

ps: pics dari Bukit Bendera, Penang. :)

Saturday, May 30, 2009

Meludah Ke LangiT.

“Nah, cuba makan buah kana ni. Buah ni Rusa kalau dapat kecur air liur dia. Wangi!” pelawa pakcik Yaakob pada kami semasa jungle tracking semasa musim buah durian.

Kami mengambil seorang sebiji, dengan lafaz Bismillah dan yakin, terus menggigit tanpa was-was. Sekali gigit, Aduh Masamnya!

“Jangan dibuang, terus kunyah!” arah Pakcik Yaakob yang menggalas senapang itu. Mana tahu kot2 ada  rusa katanya. Pakcik Ad yang dari tadi menghisap rokok daun hanya tersenyum melihat muka kami berkelat2

Ada rakan yang tak tahan, lalu terus meluahkan dan meludah ke langit.

HOH! RUGI! tempik beberapa orang kawan yang sudah mencuba lebih awal.

Bagi beberapa rakan selepas beberapa kunyahan, tiba2 rasa masam dan kelat itu bertukar kepada rasa wangi dan manis. Hilang rasa masam & kelat buah kana itu! Subhanallah! Sedapnya!

“Kan, enak kalau boleh tahan lama sikit.” kata Pakcik Yaakob sambil menghulur lagi buah kana.

“Em2, Nasib baik kami dengar tadi. Hehe.” kata kami sambil mengambil beberapa biji buah kana sebelum meneruskan tracking di hutan bukit serdang itu.

Bukan ke enak jika setiap yang sedikit itu ditelan manis & pahitnya sebelum meludah & melatah? Kadang2 lebih baik banyak mendengar kata dari banyak ingin kata didengar.

*****************************************************************

 

MENGINTAI SURAH ABASA

 

Surah Abasa diturunkan kepada RSAW sebagai teguran dari Allah kepada baginda kerana terlepas pandang/ terabai seorang tua yang buta yang mahu bertanyakan tentang Islam.

Ada yang berpandangan, ketika itu RSAW beberapa pemuda / golongan bangsawan dari golongan Quraisy berjumpa baginda. Strategi bahawa jika orang besar2 datang, maka lebih untung kepada Islam, kerana besar pengaruhnya.

Besar pengaruh, maka ramailah orang yang dibawah pengaruh orang tersebut akan menerima Islam.

Terlepas pandang bahawa ada insan lain yang dahagakan perkara yang sama. Menyesal baginda, selepas kejadian, kemudian mengatur semula pertemuan, lalu berkata,

“Wahai orang yang dengannya ditegur aku oleh Allah..” kata baginda tidak lagi bermasam muka, malah tersenyum dan ikhlas sekali.

Kadang2 lebih banyak mendengar dari banyak ingin kata didengar (dah ulang sampai 2 kali dah ni. huhuhu).

RSAW juga pernah ditegur semasa Jibrail a.s membacakan surah Al Alaq yang merupakan wahyu pertama yang didengarkan kepada baginda kerana mulutnya tergerak2 cuba untuk mengikut bacaan Jibrail itu.

“Jangan risau wahai Muhammad, Allah akan menetapkan hafalan itu padamu. Dengarlah dulu. “kata Jibrail a.s

 

DENGAR & SABAR

 

Apabila sampai kepada kita satu berita dari orang yang fasik, @ dari sumber yang meragukan, @ berita yang tidak pasti kepastiannya, selidikilah sebelum MELATAH. Benar firman Allah dalam Quran:

berita dari orang fasik

Jangan dijadikan surat khabar, blog @ apa jua utusan yang daily dan terkini sebagai rujukan utama harian dan pegangan melebihi dari warkah cinta Pencipta kepada makhluk pencipta.

Jangan dipercayai seolah2 tidak ada bias @ kesalahan nukilan dari tangan manusia. Tiada satupun nukilan @ berita yang ditulis oleh tangan manusia terlepas dari ralat. Ralat yang sentiasa terbuka untuk TERJAHAN mahupun PEMBETULAN.

Apabila sampai satu perkhabaran @ ditanya berkenaan sesuatu perkara. DENGAR, fikir dan bersabar dalam memberi respon. Tak semestinya setiap persoalan di WAJIBkan jawapan.

Lebih baik mengatakan TAK TAHU, kerana dengan itu pun, ia telah berfatwa daripada memberi kesimpulan sendiri atas telatahan.

 

JANGAN!!

 

Seperti kata saidina Umar apabila mahu kata2nya dibukukan. “Aku tidak akan membukukan sehinggalah HATIKU BERKATA JANGAN. “(jangan dibuku)

Boleh jadi tersilap dalam memberikan kata2 ketika itu juga, bukan pada ISI, tapi pada KAEDAHNYA. Frekuensi semua manusia tidak sama. Jangan ukur semangat diri sendiri dengan semangat orang.

Terutama dengan orang yang sudah menjadi buluh betong supergonya itu, yang hanya mahu “cara AKU” didengar oleh orang lain, tetapi kurang terbuka untuk mendengar.

Seperti orang yang diberi emas, matanya terpejam tidak mahu melihat, dan membuat kesimpulan yang diberi hanyalah logam. (mangkuk punya orang, kalau adik aku dah lama aku lempang berkali2..ya, lempang dalam sayang.hahaha)

Hikmah dalam bersabar dalam memberi nasihat BESAR manfaatnya. Jika kita dilontarkan dengan satu kabaran @ berita, perkara pertama yang baik dilakukan adalah DIAM & berbaik sangka.

Bukan bermakna diam dan berbaik sangka sekadar senyap tersenyum kerang, tetapi lebih baik mencari punca perselisihan @ permasalahan yang SELALUnya tidak sebenar mana.

Kemudian menyusun rangka, memerhati benarkah khabar berita, agar tidak menjadi seperti burung kakak tua. Lidah inikan lebih tajam dari pena@ pedang? Jangan ada yang terkorban kerana kurangnya dengar dan sabar dalam pertimbangan. 

****************************************************************

Pak Cik Yaakob berkata kepada kami,

“Turun bukit ni elok2. Capai pohon @ pokok2 kecil, Jangan terlajak laju sangat. Nanti jatuh susah.”

Semua mengangguk setuju selepas mendengar saranan itu. Buah kana, beberapa survival skill semasa berada dihutan, dan beberapa ilmu yang lain kami dapat kerana memanfaatkan sikap untuk lebih MENDENGAR, dan memperdengarkan persoalan jika ada perkara yang tidak jelas.

Kot2 ada yang bebal masa tu kerana kurang MENDENGAR tetapi tetap dengan pendirian INGIN orang lain mendengar kata2nya sahaja, mahu bertambah kenduri tahlil kami pergi.

HAH! KAMU DULU! kata pakcik Ad kepada salah seorang rakan kami. Berpeluh dingin member.

…..

Sayup2 kelihatan selepas itu kelihatan sekumpulan kami menuruni bukit berkecerunan 45 degree seperti YAMAKASHI. :P

 

“Muhasabah itu perlu, Mujahadah itu selalu”

ps: Muhasabah; refleksi diri. Mujahadah; berperang dengan kehendak batin, terutamanya nafsu dan syaitan dalam diri.

-anak murid tumpang belajar- kalau salah tolong tunjukkan.

Bergantung harap

" Kau bergantung haraplah pada Allah, pasti tak kecewa. Kalau mengharap hanya kepada manusia, pasti hampa" bisik kecil hati...